Semarak arkeologi 2010: nusantara dalam perdagangan dunia. Bandung, 22-24 Juni 2010. proceeding "perdagangan, pertukaran, dan alat tukar di nusantara dalam lintas masa"
Abrianto, Octaviadi; Laili, Nurul; Hermawan, Iwan; Widyastuti, Endang; Saptono, Nanang; Latifundia, Effie; Ferdianto, Anton; Rusyanti, Rusyanti
Seminar Nasional bertema Perdagangan, Pertukangan, dan alat Tukar di Nusantara dalam Lintasan Masa dalam Semarak Arkeologi 2010, telah mengetengahkan makalah-makalah dari pemrasaran antara lain pembicara kunci, pembicara utama, dan peneliti dari balar-balar. Mencermati presentasi dan diskusi yang berlangsung selama seminar selama seminar, dapat disimpulkan butir-butir sebagai berikut:
Hubungan pelayaran dan perdagangan di Nusantara secara global telah terjadi lebih sejak 1000 SM, berdasarkan:
1. sumber-sumber tertulis, prasasti dan naskah;
2. data artefaktual sebagai komoditi
3. migrasi dan komunitas etnis asing
4. peta-peta kuna
5. persebaran shipwreck
Pertukaran dan perdagangan di Nusantara pada masa itu merupakan bentuk interaksi yang terjadi karena usaha pemenuhan kebutuhan barang dan jasa dalam lingkup global. Perdagangan dapat berupa bahan mentah atau barang jadi, proses perdagangan yaitu distribusi barang baku dari tempat asal ke tempat pembuatan; atau dapat pula dari tempat pembuatan ke tempat pemakainya. Bentuk kegiatan berintikan kegiatan membuat-menjual/membeli-menghabiskan. Proses perdagangan melibatkan beberapa pelaku, baik antara penghasil dan pengguna, berhubungan dengan jalur lalu lintas, baik darat, laut, ataupun sungai, secara global.
Detail Information
- Publisher
- Balai Arkeologi Bandung
- Tahun
- 2010
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-11-23T04:10:27Z