Setelah perceraian kedua orangtuanya, Abelva Kiera terpaksa harus pindah dari Jakarta ke Garut dan masuk ke SMA 7 Bakti. Semula, keinginan Abelva sederhana saja. Ia hanya ingin menjalani masa SMA-nya dengan tenang, damai, dan berprestasi di bidang Paskibra. Itu saja. Namun, kedamaian dan ketenangan itu tampaknya tinggal angan semata. Pasalnya, di hari pertama saja ia sudah diincar oleh Anaki…